Sabtu, 29 Agustus 2015

The Gift of Love

The Gift of Love Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang ibu yang baru melahirkan dengan penuh kebahagiaan ingin melihat bayinya. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah daun telinga.

Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh. Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya dipelukan sang ibu dan menangis. Anak lelaki itu terisak-isak sambil menceritakan kalau teman–temannya mengejek dia seorang anak aneh.

Anak lelaki itu tumbuh besar. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Ia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis dan ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan, “Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?” Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya.

Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. Dokter itu percaya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan daun telinganya. Kemudian, orangtua anak
... baca selengkapnya di The Gift of Love Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 04 Januari 2011

BERITA TERKINI

Jumlah Kartu Kredit  BCA  Capai  2,2 juta












































CINEMA 21/XXI Promo Pay 1 For 2 dengan KARTU KREDIT BCA

xxi_bca_03012014
CINEMA 21/XXI Promo Pay 1 For 2 dengan KARTU KREDIT BCA berlaku setiap Hari Sabtu sd. 31 Januari 2016.
Syarat & ketentuan:
  • Benefit gratis 1 tiket diberikan dengan pembelian 1 tiket nonton per minggu per cardholder di hari Sabtu.
  • Benefit hanya berlaku untuk transaksi yang dilakukan setiap Hari Sabtu hingga Pukul 23.59.
  • Benefit tidak berlaku untuk pembelian tiket midnight show yang dilakukan pada hari Minggu (mulai Pukul 00.00 dini hari).
  • Berlaku untuk Kartu Kredit BCA Visa Batman, Kartu kredit BCA Master Card MC2, Kartu Kedit BCA Card Platinum Batik, Kartu Kredit BCA VISA SQ Card (Infinite maupun Signature), Kartu Kredit BCA MasterCard World Card, Kartu Kredit BCA Visa Black, Kartu Kredit BCA MasterCard Black.
  • Tidak dapat digabungkan dengan promosi lain.
Lokasi:
Jabodetabek
  • XXI Senayan City
  • XXI Gading
  • XXI Anggrek
  • Pondok Indah 2 XXI
Non Jabodetabek
  • XXI Ciwalk , Bandung
  • XXI Paragon, Semarang
  • Nagoya Hill 21, Batam
  • XXI E-Walk, Balikpapan
  • XXI Ayani, Pontianak
  • 21 Tunjungan Plaza, Surabaya
  • XXI Center Point, Medan
  • XX1 Panakukang, Makassar
  • 21 Riau, Pekan Baru
  • 21 Galeria (Mall Bali Galeria), Kuta, Bali
  • 21 Studio, Yogyakarta
  • 21 PIM, Palembang
  • 21 Studio, Manado

- See more at: http://katalogpromosi.com/bank-dan-kartu-kredit/cinema-21xxi-promo-pay-1-for-2-dengan-kartu-kredit-bca#sthash.8OmnwlEk.dpuf





GRAMEDIA Diskon 25% untuk Buku Terbitan Kompas Gramedia dengan Kartu Kredit BCA dan Flazz BCA


GRAMEDIA Diskon 25% untuk Buku Terbitan Kompas Gramedia dengan Kartu Kredit BCA dan Flazz BCA
GRAMEDIA Diskon 25% untuk Buku Terbitan Kompas Gramedia dengan Kartu Kredit BCA dan Flazz BCA tanggal 14-24 Agustus 2015. Dapatkan juga diskon 15% untuk Produk Kompas Tote Bag serial TTS, Eversac Backpack CR 42 dan All-VOS Binder Note BNT
Syarat dan ketentuan berlaku.

- See more at: http://katalogpromosi.com/bank-dan-kartu-kredit/gramedia-diskon-25-untuk-buku-terbitan-kompas-gramedia-dengan-kartu-kredit-bca-dan-flazz-bca#sthash.Yqaad9nu.dpuf


Kerjasama Mandiri dan Marina Bay Sands












Mandiri Marina Sand BayMandiri Marina Sand Bay1Mandiri Marina Sand Bay2 Mandiri Marina Sand Bay3
Kerjasama Mandiri dan Marina Bay Sands
Direktur Consumer Banking Bank Mandiri,Hery Gunardi (tengah) berbincang dengan SVP Marketing Marina Bay Sands,Maunik Thacker (kanan) dan SVP Credit Cards Bank Mandiri,Boyke Yurista (kiri) usai penandatanganan kerjasama joint marketing promo programdi Plaza Mandiri Jakarta,Rabu 5 Agustus 2015.Melalui kerjasama ini 3,82 juta pemegang kartu kredit Mandiri akan dapat menikmati berbagai aktivitas menarik dan pengalaman aksklusif di resor terintegrasi di Singapura ini,termasuk Hotel,ArtScience Museum,Sands SkyPark,restoran yang dimiliki oleh celebrity chef serta beberapa butik di The Shoppers.Hingga Juni 2015 jumlah transaksi kartu kredit Mandiri mencapai 17 juta transaksi dengan volume sebesar Rp.15 triliun atau naik 22 % secara yoy.(Budi Urtadi)
Di sadur dari

BII Bidik Pertumbuhan Fee Based Income 15%


Direksi BII; Genjot fee based. (Foto: Dok. Infobank)

Transaksi kartu kredit dan asuransi masih menjadi penyumbang pendapatan imbal jasa atau fee based income BII. Ria Martati
Jakarta–Pertumbuhan kredit yang melambat membuat bank mencari cara memupuk profit dengan memanfaatkan ceruk pendapatan selain pendapatan bunga. PT Bank Internasional Indonesia, Tbk (BII), misalnya memilih menggenjot pertumbuhan pendapatan berbasis biaya (fee based income).
“Kita fee based bisa double digit, target saya mungkin di kisaran 15%,” kata Direktur Keuangan PT Bank Internasional Indonesia, Tbk (BII) Thilagavathy Nadason di kantornya, Jakarta, 6 Agustus 2015.
Per Juni 2015, pendapatan fee based income BII tercatat naik 8,5% menjadi Rp1,1 triliun dibandingkan dengan Rp1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Fokus bank yang lebih tinggi pada advisory activities, asuransi, dan fee terkait kartu kredit memberikan kontribusi pada pendapatan fee yang lebih tinggi pada periode ini.
“Kebanyakan dari transkasi kartu kredit, bancassurance, walaupun sepeda motor dan mobil enggak seperti kemarin tapi masih ada transaksi auto, dan transaksi forex,” tambahnya.
Sepanjang semester pertama tahun ini, BII mencatat perolehan laba bersih sebesar Rp 388 miliar atau naik 13,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berakhir 30 Juni 2014 sebesar Rp341 miliar.
Kinerja yang membaik ini didukung oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih (NII) yang dicapai melalui kedisiplinan bank dalam melakukan pricing pinjaman, liability management  yang aktif dan penerapan Strategic Cost Management Program (SCMP) yang intensif di internal perusahaan. Pendapatan bunga bersih (NII) BII meningkat 10,9% dari Rp2,8 triliun pada Juni 2014 menjadi Rp3,1 triliun pada Juni 2015 karena marjin bunga bersih perseroan naik menjadi 4,73% dari 4,48%.
Di sadur dari
http://infobanknews.com/bii-bidik-pertumbuhan-fee-based-income-15/


Genjot Kartu Kredit, Mandiri Sasar Singapura


Mandiri; Sasar pasar Singapura. (Foto: Zidni Hasan)

Bagi pemegang mandiri kartu kredit,  Singapura merupakan negara dengan destinasi terbesar  baik dari segi jumlah transaksi maupun nilai transaksi. Ria Martati
Jakarta–PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bekerja sama dengan Marina‎ Bay Sand, Singapura melakukan joint marketing promo program sebagai langkah untuk memperkuat tingkat loyalitas nasabah pemegang kartu kredit Bank Mandiri.‎
Kerja sama tersebut meliputi berbagai aktivitas termasuk hotel, ArtScience Museum, Sands SkyPark, restoran yang dimiliki oleh celebrity chef serta beberapa penawaran spesial di beberapa butik di The Shoppes.‎
Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan, kerja sama ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak karena Bank Mandiri dan Marina Bay Sands merupakan dua entitas bisnis yang cukup besar di masing-masing industri.
“‎Kerja sama ini juga sangat potensial bagi Bank Mandiri untuk meningkatkan transaksi kartu kredit Mandiri sejalan dengan program-program loyalitas yang terus dikembangkan perseroan,” ujar Hery di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2015.
Sinergi dengan Marina Bay Sands, menurut Hery, juga didasarkan pada semakin meningkatnya tingkat pemanfaatan kartu kredit oleh nasabah melakukan perjalanan. Pada tahun lalu, sekitar 5% dari total sales volume transaksi kartu kredit Mandiri atau sekitar Rp 1,35 triliun dibukukan untuk transaksi travel, hotel dan airlines.
Tercatat frekuensi transaksi dalam periode Januari – Juni 2015 yang mencapai 17 juta transaksi dengan nilai Rp‎15 triliun. Nilai transaksi tersebut meningkat 22% dibandingkan Januari-Juni 2014 yang sebesar Rp12 triliun
“Dengan strategi fokus pada loyalitas nasabah ini, kami optimis dapat mencapai target pertumbuhan transaksi saat ini yaitu pada kisaran hingga 23%,” ujar Hery.
Di sadur dari


Layanan; Promo menjelang HUT RI. (Foto: Budi Urtadi).




BNI meramaikan perayaan HUT ke-70 RI dengan beragam promo, diantaranya untuk kartu kredit BNI, Kartu Debit BNI, BNI Griya dan juga BNI Fleksi. Ria Martati.
Jakarta- PT Bank Negara Indonesia, Tbk (BNI) dalam momentum hari Kemerdekaan menyiapkan Program Kado Merdeka untuk meramaikan perayaan HUT ke-70 RI yang dapat dinikmati oleh nasabah yang beruntung.
Bagi nasabah yang membuka tabungan “BNI Taplus mulai dari Rp 140 juta akan mendapatkan kesempatan memperoleh Hadiah Langsung Tanpa Diundi berupa motor trendi dan telepon genggam pintar. Program ini berlaku mulai 10 Agustus 2015 – 30 September 2015,” ujar Corporate Secretary BNI, Tribuana Tunggadewi dalam keterangan persnya di Jakarta, 14 Agustus 2015.
“BNI juga  memberikan kado bagi nasabah yang berulang tahun pada Tanggal 17 Agustus dan bertransaksi di kantor Cabang BNI, akan mendapatkan kado spesial dari BNI. Kado spesial ini diberikan pada tanggal 18 Agustus 2015″ terang Tribuana tanpa menjelaskan lebih rinci terkait kado spesial yang dimaksud.
Adapun untuk pengguna produk BNI Griya, disiapkan suku bunga khusus sebesar 8,45% per tahun fixed selama 3 tahun, serta disediakan diskon 70% untuk biaya provisi dan administrasi. Begitu pula untuk pengguna produk BNI Fleksi yang mendapatkan suku bunga ringan fixed selama 5 tahun dan memperoleh diskon biaya provisi dan administrasi.
BNI juga memberikan program cashback sebesar 70% bagi pemegang Kartu BNI yang bertransaksi pada tanggal 17 Agustus 2015. Bagi pemegang Kartu Kredit dapat memperoleh cashback itu saat bertransaksi di Lottermart, Pizza Hut, Lazada, dan CGV*blitz. Adapun pemegang Kartu Debit BNI dapat memperoleh keuntungan yang sama saat bertransaksi di Superindo, Centro, dan CGV*blitz. Kartu Debit BNI juga dapat digunakan saat bertransaksi secara online di Lazada.
Dalam rangka memperingati HUT ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibawah koordinasi Menteri BUMN, Rini M Soemarno juga bersiap menggelar kegiatan CSR dan Pesta Rakyat seluruh Indonesia dengan tema “BUMN Hadir Untuk Negeri”. Dari seluruh BUMN di Indonesia ditunjuk 34 BUMN yang diminta Menteri BUMN untuk hadir di daerah untuk memberikan kemeriahan kepada Masyarakat, BNI juga hadir bersama Adhi Karya di Bengkulu untuk menyelenggarakan serangkaian kegiatan pada tanggal 16 & 17 Agustus 2015.
Di sadur dari

Tips Bijak Menggunakan Kartu Kredit



Kartu kredit; lebih konsumtif. (Foto: Dok. BCA)



Perkembangan fasilitas dan promosi produk dan layanan yang ditawarkan institusi keuangan kerap tidak disertai dengan tingkat pemahaman nasabah atau calon nasabah tentang pengelolaan keuangan dan manfaat produk yang memadai.
Jakarta–Salah satu penyebab gangguan arus kas rumah tangga saat ini pada umumnya disebabkan oleh penggunaan kartu kredit yang tidak bijak. Masih banyak orang yang menjadikan kartu kredit sebagai sumber penghasilan tambahan, padahal fungsi aslinya adalah memfasilitasi hutang. Banyak yang tidak menyadari bahwa pembayaran kartu kredit akan disertai dengan biaya bunga.
Berdasarkan data Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), saat ini ada sekitar 15,8 juta kartu kredit yang beredar di Indonesia. Apakah Anda salah satu pemilik kartu kredit? Apakah Anda sudah menggunakan kartu kredit Anda dengan bijak?
Tahukah Anda bahwa tren kredit bermasalah (non-performing loan) dari kredit konsumsi di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun? Dari 10,5% di 2011 dan terus meningkat menjadi 14,32% di akhir 2014. Nah, apa saja yang tergolong dalam kredit konsumsi? Kredit konsumsi yang ditawarkan institusi jasa finansial berupa kredit tanpa agunan (KTA), kartu kredit, dan kredit kendaraan bermotor.
Kartu kredit memang menawarkan banyak manfaat, salah satunya memudahkan transaksi. Namun, godaan bergaya hidup konsumtif semakin besar dan didukung dengan bermacam-macam metode pembayaran dan promosi yang ditawarkan, mulai dari bebas iuran tahunan, diskon belanjaan hingga penawaran kredit barang konsumsi hingga bunga cicilan 0%. Para pengguna kartu kredit kerap terjerumus dalam penggunaan gaya hidup yang berlebihan dan berakhir dengan setumpuk tagihan untuk dilunasi.
Di sisi lain tingkat literasi keuangan juga memiliki peran penting, Rian Kaslan, EVP, Head of Wealth Management and Business Strategy dari Commonwealth Bank Indonesia dan penggiat gerakan literasi keuangan perempuan, Women Investment Series (WISE), menjelaskan, terus berkembangnya fasilitas dan promosi produk dan layanan keuangan kerap tidak disertai dengan tingkat pemahaman nasabah atau calon nasabah tentang pengelolaan keuangan dan manfaat produk yang memadai.
“Cobalah tanyakan tiga pertanyaan berikut kepada diri Anda untuk mencari tahu apakah Anda pengguna kartu kredit yang bijak atau, bagi calon pengguna, sudah siapkah Anda untuk memiliki kartu kredit. Pertanyaannya mudah dan Anda tinggal menjawab ya atau tidak. Anda siap? “ ujar Rian.
Pertama, apakah Anda lebih senang menggunakan kartu kredit ketika berbelanja?
Kedua, apakah Anda sering terkejut melihat jumlah tagihan di akhir bulan?
Ketiga, apakah Anda sering lupa membayar tagihan kartu kredit?
Jika kebanyakan jawaban Anda adalah ‘tidak’ maka Anda adalah pengguna kartu kredit yang cukup bijak. Sebaliknya, jika sebagian besar jawabannya adalah ‘ya’ maka Anda sebaiknya mempertimbangkan kembali gaya hidup, pola pengeluaran, dan penggunaan kartu kredit Anda. Anda dapat mulai mengubah kebiasaan dengan membiasakan membayar belanjaan dengan uang tunai sehingga pengeluaran terpantau dengan baik untuk menghindari penumpukan utang dan pengeluaran yang tidak perlu.
Di sadur dari

Kredit BCA Tumbuh 8% di Semester I 2015


BCA; Masih optimis. (Foto: Erman Subekti).


Penyaluran kredit konsumen, komersial dan UKM telah mendorong total kredit BCA hingga Semester I 2015 tumbuh 8%. Rezkiana Nisaputra
Jakarta – Kendati perekonomian nasional tengah melambat, namun PT Bank Central Asia Tbk (BCA) masih mencatatakan pertumbuhan kreditnya disepanjang Semester I 2015 sebesar 8% menjadi Rp347,1 triliun bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2015. Menurutnya,outstanding penyaluran kredit tersebut didorong oleh penyaluran kredit konsumen, komersial dan Usaha Kecil Menengah (UKM).
“Kredit konsumer tumbuh 9,2% year on year (YoY) menjadi Rp96,4 triliun. Portofolio kredit konsumer berkat penawaran produk yang kompetitif dan dapat diterima kalangan luas, portofolio KPR dan KKB masing-masing naik 7,7% YoY menjadi Rp56,9 triliun dan 11,6% menjadi Rp30,5 triliun,” ujarnya.
Selain itu, untuk outstanding kartu kredit mencapai Rp9 triliun atau meningkat 10,5% secara YoY. Sedangkan kredit komersial dan UKM naik 8,3% menjadi Rp137,5 triliun. Sementara itu, kredit korporasi mencatat pertumbuhan 6,4% menjadi Rp 113,2 triliun sampai Juni 2015.
“Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga tumbuh 8% YoY menjadi Rp455 triliun pada akhir Juni 2015. Dana giro tabungan (CASA) meningkat Rp20,7 triliun atau 6,4% YoY menjadi Rp345,9 triliun yang merupakan 76% dari total dana pihak ketiga,” tutup Jahja
Di sadur dari


































15 - 08 - 2015 10.00